TMMD ke-122 Resmi Ditutup, Danrem 041/Gamas: Akselerasi Pembangunan Daerah

Penutupan TMMD ke-122 di Desa Talang Sebaris Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu, Kamis (31/10/2024). (IST/PustaKata.Com)

PUSTAKATA.COM, Bengkulu – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-122 Tahun Anggaran (TA) 2024, di wilayah Kodim 0425/Seluma resmi ditutup.

Penutupan langsung dilakukan Komandan Korem 041/Garuda Emas (Gamas), Brigjen TNI. Rachmad Zulkarnaen di lokasi TMMD, tepatnya di Desa Talang Sebaris Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu, Kamis (31/10/2024).

“Program TMMD ini dilaksanakan lintas sektoral dengan melibatkan pemerintah daerah (Pemda), Polri, instansi terkait dan masyarakat setempat,” ujar Rachmat saat membacakan amanat Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI. M. Naudi Nurdika.

TMMD ini, menurut Danrem, dilaksanakan bertujuan untuk membantu pemda dalam mengakselerasi pembangunan daerah, terutama dari sisi infrastruktur.

“Dengan membuka daerah yang terisolir dan tertinggal, yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta untuk kepentingan pertahanan dan tetap terpeliharanya kemanunggalan TNI-Rakyat,” jelasnya.

Ini selaras, tambah Rachmad, dengan tema yang diangkat pada TMMD Ke-122 yakni Darma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah.

“Saya mengucapkan banyak terimakasih dan mengapresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan TMMD, karena ini juga bentuk pengabdian terhadap masyarakat,” tambahnya.

Lanjutnya, keberhasilan pelaksanaan TMMD dan berbagai hasil pembangunan sarana fisik dan non fisik secara umum, telah mendorong perkembangan desa.

“Capaian ini tentunya tidak lepas dari dukungan pemda baik tingkat provinsi dan kabupaten, serta segenap elemen masyarakat,” katanya.

Disisi lain, Danrem menyampaikan, TMMD merupakan upaya kemanunggalan TNI bersama pemda dan masyarakat, dalam melakukan terobosan untuk memajukan pembangunan di daerah pedesaan.

“Sehingga peningkatan infrastruktur, yang berimbas pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai,” imbuhnya.

Rachmat memaparkan, dalam kegiatan TMMD ini telah dilaksanakan beragam program. Diantaranya sasaran fisik berupa pembukaan badan jalan sepanjang 535 meter, lebar 8 m.

“Kemudian pembuatan gorong-gorong pada delapan titik. Juga ada perehaban Rumah Tak Layak Huni (RLTH) sebanyak dua unit, dan sumur bor tiga titik,” paparnya.

Sementara, tambahnya lagi, sasaran non fisik meliputi penyuluhan kesehatan, dan Penyuluhan tentang bahaya narkotika serta program unggulan Kasad Ketahanan Pangan.

“Kita juga melakukan penanaman pohon dan pembersihan lingkungan,” pungkas Danrem.

Exit mobile version