PUSTAKATA.COM, Bengkulu – Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (BULOG) memastikan ketersediaan stok pangan pokok, khususnya beras dan minyak goreng sangat aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun.
Sehingga masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying), termasuk dalam menghadapi momentum hari besar keagamaan maupun dinamika situasi geopolitik global.
Pemimpin Perum BULOG Kantor Wilayah (Kanwil) Bengkulu, Dody Syahrial menyampaikan, per hari ini stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai Perum BULOG secara nasional mencapai 3,74 juta ton.
“Dari total stok CBP tersebut, yang ada di Gudang Kanwil Bengkulu mencapai lebih dari 11.278 Ton,” bebernya, Senin (09/3/2026).
Jumlah itu, menurutnya, diproyeksikan terus meningkat seiring dengan kegiatan penyerapan gabah dan beras dalam negeri, yang tengah berlangsung di semua wilayah Bengkulu.
“Dengan adanya panen di berbagai daerah serta upaya penyerapan yang terus dilakukan, kami memproyeksikan stok tersebut meningkat dan pada akhir Maret dapat mencapai kisaran 4,5 hingga 5 juta ton secara nasional,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selain ketersediaan beras, BULOG juga memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga. Ini didukung kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dari Kementerian Perdagangan (Kemendag).
“Seiring kebijakan itu, ditetapkan alokasi bagi BULOG sekitar 46 juta liter Minyakita setiap bulan,” jelas Dody.
Dengan kondisi tersebut, BULOG memastikan ketersediaan beras dan minyak goreng untuk masyarakat dalam kondisi aman dan terjamin hingga akhir tahun.
“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan. Kami memastikan pasokan tetap tersedia dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” tegas Dody.
Selain dua komoditas utama tersebut, ketersediaan bahan pokok lainnya juga terpantau mencukupi. Berdasarkan pemantauan di lapangan, harga berbagai komoditas sembako relatif stabil dan terkendali di pasaran.
“Sehubungan dengan itu, kita menghimbau masyarakat untuk tetap berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan,” imbaunya.
Dody menambahkan, tidak perlu ada kepanikan di masyarakat. Stok pangan nasional dalam kondisi aman dan pemerintah terus memastikan ketersediaannya.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan berbelanja secara wajar. Kita bersama pemerintah terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan,” tutup Dody.
