Benny Suharto Berikan Bukti, HGN Berinvestasi Rp 250 M di Bengkulu

Benny Suharto bersama manajemen Hello Green Nusantara dalam peluncuran investasi pengembangan industri ramah lingkungan, Selasa (19/11/2024). (Reki/PustaKata.Com)

PUSTAKATA.COM, Bengkulu – Dalam upaya menumbuhkan ekonomi di Provinsi Bengkulu, Calon Wali Kota Bengkulu nomor urut 4, H. Benny Suharto tidak hanya sebatas janji, tetapi mampu memberikan bukti.

Diantaranya dengan mendatangkan PT. Hello Green Nusantara (HGN), yang akhirnya berinvestasi di Provinsi Bengkulu dengan nilai sekitar Rp 250 miliar.

“Hello Green Nusantara merupakan perusahaan asal Amerika Serikat, yang bergerak dalam bidang pengembangan industri ramah lingkungan,” kata Benny saat peluncuran investasi berkelanjutan, Selasa (19/11/2024).

Mendatangkan investor, menurutnya, merupakan salah satu komitmennya bersama Pak Farizal. Komitmen ini tetap direalisasikannya, saat diberikan amanah memimpin Kota Bengkulu lima tahun ke depan.

“Kita optimis dengan mendatangkan investor, dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” tegas Benny.

Benny yang juga merupakan Brand Ambassador PT. Bengkulu Mandiri ini menambahkan, hari ini Hello Green Nusantara berinvestasi dengan nilai berkisar Rp 250 miliar.

“Ke depan kita optimis nilai investasi tersebut terus meningkat. Kita pun juga bakal berupaya mendatangkan investor-investor lainnya untuk berinventasi di Kota dan Provinsi Bengkulu ini,” katanya.

Ia menambahkan, dalam peluncuran tadi juga ditindaklanjuti dengan penandatanganan Momerandum of Understanding (MoU) antara Hello Green Nusantara dengan Bengkulu Mandiri.

“Mou yang diteken tadi merupakan proyek strategis. Diantaranya pengelolaan sampah Bengkulu, Hotel Fort Marlborough, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pulau Baai dan manufaktur bus bertenaga hidrogen,” paparnya.

Sementara Direktur Utama PT. Bengkulu Mandiri, Saud El Hujjaj menjelaskan, kerjasama dengan Hello Green Nusantara, bertujuan untuk membangun industri berbasis lingkungan yang ramah terhadap ekosistem.

“Bukan hanya fokus pada sektor industrinya, tetapi juga pengembangan area wisata dan perumahan yang mengedepankan konsep ramah lingkungan,” ujarnya.

Pelaksana Tugas Gubernur Bengkulu, Rosjonsyah menilai, peluncuran ini merupakan langkah penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Provinsi Bengkulu.

“Hari ini adalah tonggak sejarah bagi Bengkulu, di mana kita melangkah lebih jauh untuk mencapai visi besar dalam pembangunan berkelanjutan yang mengintegrasikan prinsip-prinsip ekonomi hijau,” tutupnya.

Exit mobile version