PUSTAKATA.COM, Jakarta – Hasil survei terbaru Litbang Kompas menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Kepolisian Republik Indonesia (Polri), mengalami peningkatan signifikan.
Dalam survei yang digelar pada 9–18 April 2026, kepercayaan publik terhadap institusi Polri tercatat sebesar 82,4 persen, naik dari 76,2 persen pada tahun 2025.
Survei yang melibatkan 1.200 responden melalui wawancara tatap muka di 38 provinsi ini juga mencatat kenaikan pada sejumlah indikator lain. Citra kelembagaan Polri meningkat dari 64,4 persen menjadi 71,5 persen.
Sementara itu, tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan kepolisian naik dari 65,3 persen menjadi 67,6 persen, dan skor profesionalitas pelayanan Polri berdasarkan indeks 20 aspek pelayanan meningkat dari 7,76 menjadi 8,37.
Peningkatan kepercayaan publik ini mendapat apresiasi dari Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Habib Syakur Ali Mahdi.
Ia menilai capaian tersebut bukan sekadar angka statistik, melainkan cerminan mulai tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Saya mengapresiasi Polri atas meningkatnya kepercayaan publik sebagaimana tergambar dalam hasil survei Litbang Kompas,” ujarnya.
“Kepercayaan masyarakat merupakan sesuatu yang tidak bisa diperoleh secara instan, tetapi dibangun melalui kerja nyata, pelayanan yang baik, dan kehadiran aparat di tengah masyarakat,” lanjut Habib Syakur.
Menurut Habib Syakur, masyarakat kini semakin merasakan dampak dari langkah-langkah yang ditempuh Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Habib Syakur menekankan, hasil survei tersebut seharusnya menjadi energi positif bagi seluruh personel Polri untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.
Profesionalisme, pelayanan yang humanis, serta keterbukaan terhadap kritik dan masukan publik dinilai menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan yang telah terbangun.
Lebih lanjut, Ia menyebut tingginya tingkat kepercayaan masyarakat merupakan modal penting bagi Polri dalam memperkuat kolaborasi dengan publik.
Dengan dukungan masyarakat yang semakin besar, upaya penegakan hukum maupun pemeliharaan keamanan akan semakin efektif.
“Semoga capaian positif ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Polri harus terus hadir sebagai institusi yang profesional, modern dan dipercaya masyarakat,” pungkasnya.
