Ditengah Ancaman Kepunahan Penyu, Mahasiswa FT UNIB Kembangkan Teknologi Ini

Pelepasliaran Penyu dan Tukik (Bayi Penyu) dalam kegiatan UKM PULKANIK FT UNIB, Minggu (20/04/2025). (Terra/PustaKata.Com)

PUSTAKATA.COM, Bengkulu Tengah – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Perkumpulan Konservasi Alam Teknis (PULKANIK) Fakultas Teknik UNIB Universitas Bengkulu (UNIB), mengembangkan teknologi penetasan telur Penyu.

Inovasi yang diklaim memiliki tingkat keberhasilan lebih dari 60 persen ini, merupakan upaya untuk melestarikan Penyu ditengah ancaman kepunahan.

Teknologi penetasan telur Penyu ini diperkenalkan dalam seminar pengembangan inovasi teknologi konservasi dan pelepasan Tukik di Penangkaran Penyu Alun Utara Desa Pekik Nyaring Kabupaten Bengkulu Tengah, Minggu (20/04/2025).

“Teknologi yang kami kembangkan berupa inkubator telur penyu, sebagai respons atas menurunnya populasi penyu di pesisir Bengkulu,” jelas Perwakilan Mahasiswa PULKANIK FT UNIB, M. Ridho S.

Menurutnya, alat ini didesain khusus untuk menciptakan kondisi ideal penetasan telur Penyu. Teknologi ini juga dapat mengatasi masalah utama dalam konservasi Penyu.

“Dimana masalah tersebut adalah rendahnya tingkat penetasan alami telur Penyu,” kata Ridho.

Rektor UNIB, Dr. Retno Agustina Ekaputri menyatakan kebanggaannya atas inovasi mahasiswa tersebut. Ini bukti nyata kontribusi kampus dalam konservasi, khususnya Penyu.

“Keberhasilan lebih dari 60 persen daya tetas, merupakan capaian yang signifikan,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bengkulu, Safnizar. Selaku pemerintah daerah, siap mendukung pengembangan lebih lanjut.

“Sehingga nantinya kelestarian Penyu yang merupakan salah satu hewan dilindungi, dan ditengah ancaman kepuhanan dapat terselamatkan,” tutupnya.

Exit mobile version