Dapur SPPG Marga Sakti & Koperasi Pastikan Layanan Terbaik untuk Penerima Manfaat

Kondisi dapur SPPG Marga Sakti di Kecamatan Padang Jaya Kabupaten Bengkulu Utara, Senin (25/5/2026). (Kahfi/PustaKata.Com)

PUSTAKATA.COM, Bengkulu Utara – Pengelola Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Marga Sakti Kecamatan Padang Jaya dan koperasi, berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi penerima manfaat.

“Ada lebih dua puluh supplier resmi yang bekerjasama dengan pihak dapur kami melalui koperasi. Semua berjalan baik,” kata Erma, pengelola Dapur SPPG Marga Sakti, Senin (25/5/2016).

Menurutnya, program Makan Bergizi Gratis (MBG) melibatkan koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai mitra strategis.

“Terutama dalam mendukung keberlanjutan operasional program nasional tersebut,” ujar Erma.

Ini selaras dengan program Badan Gizi Nasional (BGN), yang menempatkan pelaku usaha lokal sebagai bagian penting dari ekosistem pemenuhan gizi nasional.

Keterlibatan koperasi dan UMKM mencakup penyediaan bahan pangan, jasa pendukung, hingga distribusi sesuai kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi.

“Mengacu pada Keputusan Kepala BGN Nomor 15.1 Tahun 2024 Tentang Pedoman Umum Sistem dan Tata Kelola BGN untuk Program MBG, kerja sama dengan koperasi dan UMKM diatur secara transparan dan akuntabel,” imbuhnya.

Disisi lain, Erma mengungkapkan, asumsi liar acapkali sengaja dilontarkan untuk merusak nama baik dapur yang pihaknya kelola.

“Banyak asumsi liar yang ditujukan ke Dapur SPPG kami, bukan kali ini saja. Tapi kami berpikir positif dan ambil hikmahnya. Bisa menjadi bahan evaluasi kami, bisa juga untuk kurang-kurangi dosa,” candanya.

“Koperasi juga harus mendapat keuntungan dalam kapasitas wajar dan tidak melebihi harga ecer tertinggi yang ditetapkan Dinas Perdagangan,” ucapnya.

“Adapun jika ada beberapa item yang naik itu karena memang trend harga pasar naik . Kalo tidak dapat bagaimana koperasi akan berkembang,” tambah Erma.

“Cuma kalo dituduh mengambil keuntungan sebesar-besarnya ya tidak benar itu. Jangan menggada-ada,” lanjutnya.

Hingga saat ini, pengelola dapur dan koperasi terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik untuk penerima manfaat.

Exit mobile version