PT. SIL Kembali Buktikan Komitmen Sosial, Perbaiki Jembatan Penghubung Desa Arga Mulya dan Tanah Tinggi

PT. SIL bersama warga memperbaiki jembatan penghubung antar desa, Selasa (27/05/2025). (Kahfi/PustaKata.Com)

PUSTAKATA.COM, Bengkulu Utara – Setelah sukses memperbaiki jembatan di Desa Wonoharjo Kecamatan Giri Mulya, PT. Sandabi Indah Lestari (SIL) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap infrastruktur publik.

Komitmen itu dengan melakukan perbaikan jembatan penghubung antara Desa Arga Mulya dan Tanah Tinggi di Kecamatan Padang Jaya, Selasa (27/05/2025).

Asisten External PT. SIL Lubuk Banyau, Sofyan Hamid mengatakan, aksi sosial sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan, terutama terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Perbaikan jembatan yang kita lakukan ini, melibatkan belasan karyawan PT. SIL serta warga setempat. Fokus pekerjaan berupa penggantian bantalan kayu jembatan yang sudah rusak akibat usia dan cuaca,” katanya.

Menurutnya, perusahaan menyediakan empat kubik kayu, serta berbagai peralatan pendukung untuk memastikan proses perbaikan berjalan lancar.

“Perbaikan ini bertujuan memudahkan mobilitas warga antara dua desa. Jadi kita berharap jembatan yang diperbaiki dapat kembali berfungsi optimal untuk mendukung aktivitas sehari-hari warga,” harap Sofyan.

Seperti mengangkut hasil pertanian, dan memperlancar akses transportasi. Sehingga nantinya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta mempermudah distribusi hasil pertanian, perkebunan dan potensi lainnya.

“Kita selaku perusahaan, juga berencana terus memantau kondisi infrastruktur di sekitar wilayah operasional, serta menjalankan lebih banyak program yang menyentuh kepentinga warga,” imbuh Sofyan.

Kehadiran PT. SIL dalam pembangunan infrastruktur mendapat apresiasi dari warga, yang tak segan-segan menyampaikan ucapan terimakasih terhadap perusahaan.

“Langkah perbaikan jembatan ini tidak hanya meningkatkan konektivitas antar-desa, tetapi juga memperkuat dukungan perusahaan terhadap kepentingan kami selaku warga,” singkat Subhan perwakilan warga.

Exit mobile version