Progres 61 Persen, Jembatan Garuda Sambung Asa Warga Lubuk Bingin Baru

PUSTAKATA.COM, Rejang Lebong – Jembatan Garuda yang progres pembangunannya mencapai 61 persen, menjadi penyambung asa warga Lubuk Bingin Baru Kecamatan Sindang Beliti Ilir Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu.

Progres tersebut menjadi kabar yang mengembirakan bagi warga yang selama ini mendambakan kehadiran jembatan, sebagai akses penghubung yang aman, cepat dan memadai.

Disamping itu, infrastruktur tersebut diyakini mampu membuka keterisolasian wilayah, sekaligus mendorong kemajuan desa di berbagai sektor.

Program pembangunan ini merupakan inisiatif Kodim 0409/Rejang Lebong, sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat pedesaan.

Langkah ini merupakan bagian dari wujud nyata komitmen TNI, dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah yang masih membutuhkan perhatian.

Hingga Kamis (7/5/2026), proses pengerjaan jembatan terus berjalan dengan fokus pada pembangunan pondasi sebagai penopang utama konstruksi.

Tahap pembangunan pondasi menjadi bagian penting dalam memastikan kekuatan, dan ketahanan jembatan dalam jangka panjang.

Para pekerja bersama masyarakat tampak bergotong royong menyelesaikan pekerjaan dengan penuh semangat.

Meski medan yang dilalui cukup menantang, proses pembangunan tetap berjalan lancar sesuai target yang telah direncanakan.

Saat ini, progres pembangunan Jembatan Gantung Garuda telah mencapai 61 persen. Nantinya, jembatan tersebut akan memiliki panjang 60 meter dengan lebar 1,2 meter.

Ukuran itu dinilai cukup ideal untuk menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari, terutama sebagai jalur penghubung utama antarwilayah di desa.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf. Agung Lewis Oktorada, M.Tr, Opsla mengapresiasi atas antusiasme, dan keterlibatan aktif warga.

“Terutama dalam mendukung proses pembangunan Jembatan Garuda tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, kebersamaan antara TNI dan warga, menjadi kekuatan utama dalam mempercepat proses pembangunan demi kepentingan bersama.

“Modal kami membangun jembatan ini adalah semangat kebersamaan, dengan melibatkan warga,” tegas Dandim.

Ia berharap pembangunan Jembatan Gantung Garuda dapat selesai tepat waktu, sehingga segera dimanfaatkan masyarakat.

“Kehadiran jembatan ini diyakini memberikan dampak besar terhadap peningkatan perekonomian warga, khususnya petani yang selama ini mengalami kesulitan akses transportasi,” harapnya.

Dengan adanya jembatan tersebut, warga nantinya dapat lebih mudah membawa hasil pertanian menuju pasar maupun pusat penjualan.

Waktu tempuh menjadi lebih singkat, biaya transportasi lebih hemat, dan aktivitas warga pun semakin lancar.

Jembatan Gantung Garuda kini tidak hanya menjadi penghubung antarwilayah, tetapi juga simbol harapan baru menuju kesejahteraan warga Lubuk Bingin Baru.

Exit mobile version