Pilgub Bengkulu, Keluarga Najamudin Jatuhkan Dukungan Pada Paslon Ini

Agusrin M. Najamudin

PUSTAKATA.COM, Bengkulu – Dalam menjatuhkan arah dukungan pada Pilgub Bengkulu tahun 2024, keluarga Najamudin memiliki kriteria tersendiri.

Ini ditegaskan Mantan Gubernur Bengkulu, Agusrin M. Najamudin yang secara tidak langsung juga menjawab berbagai pemberitaan yang berseliweran sejak beberapa waktu terakhir, terkait arah dukungan keluarga Najamudin dalam Pilgub Bengkulu.

“Saya mendukung paslon gubernur dan wagub, yang mendukung anak saya dalam Pilwakot Bengkulu,” tegas Agusrin dalam pernyataannya ketika diwwancarai saat menghadiri resepsi pernikahan keponakannya di Gedung Sportatorium Universita Muhammadiyah Bengkulu (UMB), Minggu (13/10/2024).

Dengan pernyataan tersebut, secara tidak langsung kembali memunculkan spekulasi tentang arah dukungan politik keluarga Najamudin menjelang Pilkada 2024.

Sebagaimana diketahui, anak sulung Agusrin, Nuragiyanti Dewi Permatasari, yang akrab disapa Agi, maju sebagai calon Wakil Wali Kota Bengkulu berpasangan dengan Dedy Ermansyah, atau yang lebih dikenal dengan Dedy Black.

Pasangan Dedy-Agi ini mendapat nomor urut 3 dalam kontestasi Pilkada Bengkulu, dan disebut-sebut sebagai paslon paling lengkap di Pilkada Bengkulu 2024.

Lanaran paslon ini menjadi satu-satunya pasangan yang mewakili keadilan gender, dengan kolaborasi antara laki-laki dan perempuan. Serta mampu menghubungkan kepentingan lintas generasi, dari yang muda hingga yang tua.

Dedy Ermansyah adalah sosok politisi dan atlet berpengalaman yang telah lama berkecimpung di dunia pemerintahan. Dengan rekam jejaknya sebagai anggota DPRD Kota Bengkulu, anggota DPRD Provinsi Bengkulu, hingga pernah menjadi Wakil Gubernur dan Plt. Gubernur Bengkulu, Dedy memiliki pemahaman yang kuat terhadap kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Agi, sebagai arsitek muda, membawa pengalaman profesional yang luas dari luar negeri. Ia pernah bekerja di Horden Cherry Lee Architects (HCL Architects) London, dan juga mendirikan firma arsitektur OPENHAAUS yang berpusat di Hongkong dan Indonesia. Keahliannya dalam merancang solusi inovatif dan perspektif global menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan pembangunan kota.

Kolaborasi ini menggabungkan dua tipe kepemimpinan yang saling melengkapi. Di mana Dedy sebagai pembangun solidaritas yang merakyat, tegas, dan mampu menggerakkan gotong royong masyarakat.

Kemudian Agi sebagai pemecah masalah yang kreatif dan inovatif. Agi juga membawa jejaring pergaulan di ranah internasional, memberikan harapan akan terobosan-terobosan baru dalam tata kelola perkotaan.

Dedy-Agi mengusung visi Kota Bengkulu BERANI JUARA (BERsih, Adaptif, Nyaman, Inovatif dengan kualitas manusia JUARA), yang mencerminkan optimisme mereka dalam membangun Bengkulu yang lebih kuat dan berdaya saing.

Mereka berkomitmen menjadikan Bengkulu sebagai kota yang layak dihuni, layak dikunjungi, dan layak untuk investasi, dengan fokus pada pengembangan SDM unggul, infrastruktur yang memadai, serta pelayanan pemerintah yang gesit dan responsif.

“Kita harus berani menjadikan kota ini juara, tidak hanya di Pulau Sumatera tapi insya Allah tingkat nasional. Kita pasti bisa kalau kita mau, kalau kita kompak bahu-membahu,” ujar Dedy penuh semangat, menggambarkan harapan mereka untuk kemajuan Kota Bengkulu bersama seluruh warganya.

 

Editor: Pitriana
Writer: Terra

Exit mobile version