PUSTAKATA.COM, Bengkulu Utara – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkulu Utara, siap mendorong dan memberikan dukungan terhadap langkah strategis untuk mengangkat potensi wisata lokal ke kancah nasional.
Seperti halnya keberadaan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Palak Siring Kemumu yang terletak di Kecamatan Arma Jaya, difokuskan menjadi ikon ekowisata berskala nasional.
Ketua DPRD Kabupaten Bengkulu Utara, Parmin menegaskan, DPRD pada prinsipnya siap memberikan garansi penuh, berupa dorongan kebijakan dan dukungan untuk mewujudkan mimpi besar tersebut.
Menurutnya, potensi luar biasa yang dimiliki Palak Siring Kemumu, tak boleh hanya berhenti sebagai kawasan wisata yang biasa saja. Tetapi harus bisa dikemas menjadi destinasi unggulan, hingga mampu menarik banyak wisatawan.
“Ini langkah besar. Kami siap mendorong dan mendukung penuh, apalagi langkah ini juga ditandai dengan kunjungan kerja strategis dari Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pariwisata Republik Indonesia, Ibu Zita Anjani,” katanya.
“Kunjungan ini membuktikan Palak Siring berada di radar nasional,” lanjut Parmin yang turut mendampingi Zita Anjani saat kunjungan ke Bengkulu Utara, Selasa (28/4/2026).
Ia menambahkan, kunjungan kerja ini menjadi titik balik penting karena melibatkan kolaborasi lintas sektoral antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Utara dan lainnya.
“Termasuk uga masyarakat setempat. Sinergi ini kita harapkan juga dapat menjadi daya dukunga pada sektor lainnya, seperti pendidikan yang berbasis konservasi alam,” harap Parmin.
Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata mengaku, kedatangan Ibu Zita Anjani menjadi energi segar bagi pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. Atas nama Pemkab Bengkulu Utara, pihaknya berkomitmen untuk tidak mengubah fungsi KHDTK.
“Palak Siring Kemumu adalah titipan alam yang harus kita rawat bersama. Kami sangat kompak menjaga kawasan ini sebagai pusat agro-wisata, terutama sebagai habitat bunga langka Rafflesia yang menjadi aset nasional kita,” tegasnya.
Sementara itu, UKP Bidang Pariwisata, Hj. Zita Anjani mengapresiasi kekayaan alam Bengkulu Utara, yang masih memiliki ‘permata’ tersembunyi.
“Bapak dan Ibu, Palak Siring Kemumu ini adalah permata. Tugas saya adalah memastikan potensi luar biasa ini dikenal lebih luas, baik nasional maupun internasional,” tutupnya. (adv)
