Akhir April 2026, Anggota DPRD BU Jaring Aspirasi Masyarakat

Anggota DPRD Kabupaten Bengkulu Utara, Tommy Sitompul saat diwawancarai, Selasa (28/4/2026). (Kahfi/PustaKata.Com)

PUSTAKATA.COM, Bengkulu – Pekan terakhir April 2026 menjadi momentum bagi wakil rakyat di DPRD Kabupaten Bengkulu Utara (BU), untuk menjaring aspirasi masyarakat.

Setidaknya terdapat 24 dari 30 anggota DPRD Kabupaten Bengkulu Utara bakal menjalani reses pada masa sidang pertama tahun 2026 dengan turun ke masing-masing Daerah Pemilihan (Dapil).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyerap aspirasi, harapan, hingga kritik dari masyarakat secara langsung, agar pembangunan daerah tepat sasaran dan sesuai kebutuhan mayoritas warga.

Adapun wakil rakyat yang bakal menggelar reses diantaranya Tommy Sitompul, Hardiansyah, Edi Sanusi, Areien Silaen, Zaitul Zuhari, Hotman Sihombing, Joko Widodo, Yudi Irawan, serta sejumlah nama lainnya.

Mereka bakal menggelar diskusi terbuka di dapil masing-masing, sehingga kebijakan pemerintah dapat berjalan selaras dengan prioritas masyarakat.

Anggota DPRD Kabupaten Bengkulu Utara dari Dapil 2, Tommy Sitompul mengkonfirmasi, resesnya dipusatkan di Desa Tambak Rejo, Kecamatan Padang Jaya.

“Rencananya saya menggelar reses pada Kamis (30/4/2026). Momen itu saya jadikan wadah untuk menyerap atau menjaring aspirasi masyarakat,” tegas Politisi Partai Golkar ini, Selasa (28/4/2026).

Menurutnya, aspirasi rakyat tetap harus diperjuangkan, meskipun saat ini sama-sama diketahui jika pemerintah tengah melakukan efisiensi anggaran secara nasional.

Akhir bulan ini para Anggota DPRD Kabupaten Bengkulu Utara kembali bakal menggelar reses, Selasa (28/4/2026). (Kahfi/PustaKata.Com)

“Efisiensi bukan berarti meniadakan pembangunan, melainkan memaksimalkan pemetaan skala prioritas. Kita turun langsung ke lapangan bersama masyarakat untuk melihat, mengkaji, dan memetakan mana yang benar-benar urgen,” katanya.

Pembangunan yang dilaksanakan nanti, juga harus menjadi penunjang laju perekonomian masyarakat. Karena yang namanya percepatan pembangunan, juga harus dibarengi dengan tumbuhnya ekonomi masyarakat.

“Poin pentingnya di situ, agar antara pembangunan dapat berjalan selaras dengan peningkatan kesejahteraany masyarakat,” imbuh Tommy.

Ia menambahkan, pihaknya selaku DPRD juga terus mengevaluasi kinerja eksekutif sesuai amanah undang-undang. Hasil reses nantinya menjadi bagian penting bagi legislatif dan eksekutif dalam merancang daerah yang lebih maju.

“Kita yang memiliki fungsi pengawasan, anggaran dan legislasi berharap pemerintah dapat melakukan evaluasi kinerja,” tambahnya.

Serupa disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Bengkulu Utara, Parmin, reses merupakan wadah untuk menjaring atau menyerap aspirasi masyarakat.

“Sehingga nantinya apa yang diharapkan masyarakat, dapat diperjuangkan agar bisa terealisasi,” tukasnya. (adv)

Exit mobile version