PUSTAKATA.COM, Lebong – Pemuda Desa Semelako 3 Kecamatan Lebong Tengah Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu, Meldo Nofriyanto (21) nekad mengakhiri hidupnya, dengan cara gantung diri menggunakan ikat pinggang.
Korban (Meldo, red) ditemukan dalam posisi tergantung di bagian kasau atap dapur, pertama kali diketahui neneknya, M. Sayri sekira pukul 16.00 WIB, Sabtu (23/5/2026).
Mendapati kondisi korban seperti itu, kontan saja membuat nenek korban langsung berteriak seraya memanggil saksi lainnya, Noki dan berupaya menurunkan korban.
Berselang beberapa menit kemudian, tetangga sekitar pun berdatangan dan membantu menurunkan, hingga akhirnya korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lebong.
Hanya saja setiba di RSUD Lebong dan sempat menjalani pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dunia dan akhirnya dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan dan kemudian dimakamkan.
Kapolres Lebong, AKBP. Agoeng Ramadhani melalui Kasat Reskrim, AKP. Darmawel Saleh membenarkan peristiwa itu. Menurutnya, setelah menerima laporan, sejumlah personel turunkan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Dari hasil pemeriksaan tim medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, sehingga korban diduga kuat murni gantung diri dengan menggunakan ikat pinggang. Malam ini korban langsung dimakankan keluarganya,” singkat Darmawel.













