Harga Pertamax Series Naik Jadi Rp16.650 Per Liter, Harga BBM Subsidi Tetap

Petugas SPBU saat melayani konsumen membeli BBM, Jum'at (07/11/2025). (Rhama/PustaKata.Com)

PUSTAKATA.COM, Bengkulu – Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga jual Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi untuk produk Pertamax Series.

Penyesuaian harga ini diputuskan setelah dikordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator dan dilakukan sesuai mekanisme evaluasi berkala yang mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia serta harga pasar keekonomian.

Harga Pertamax (RON 92) dari Rp12.600 menjadi Rp16.650 per liter. Sedangkan harga Pertamax Turbo (RON 98) masih Rp21.200 per liter, begitu juga Dexlite (CN 51) Rp23.500 per liter, Pertamina Dex (CN 53) Rp25.350 per liter.

Begitu juga dengan BBM jenis gasoline yaitu Pertalite dan BBM jenis gasoil yaitu Biosolar, Harga jual kedua produk BBM bersubsidi ini tetap. Untuk Pertalite Rp10.000 dan Bio Solar Rp6.800 per liter.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun mengatakan, penyesuaian harga BBM non subsidi mengikuti regulasi yang berlaku, dan merupakan bagian dari implementasi tata kelola energi.

Tujuannya untuk menjaga keseimbangan antara keberlangsungan bisnis, kualitas layanan, dan kepastian pasokan energi bagi masyarakat.

“Penyesuaian harga Pertamax dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah.
Harga jual ini diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator,” ujarnya.

“Serta menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat terus berjalan optimal,” lanjut Roberth, Rabu (10/6/2026).

Pertamina Patra Niaga senantiasa berupaya menjaga ketersediaan dan kualitas produk BBM di seluruh wilayah Indonesia, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.

“Kami memastikan pasokan Pertamax tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina. Masyarakat dapat memperoleh informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi Pertamina, Pertamina Patra Niaga, maupun aplikasi MyPertamina,” singkatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *