PUSTAKATA.COM, Jakarta – Pemerintah diingatkan untuk memastikan stabilitas dan ketersediaan pasokan BBM dan LPG, tetap aman saat arus mudik dan balik lebaran tahun ini.
Ini disampaikan Ketua DPD RI, Sultan B. Najamudin. Menurutnya, dalam momen itu terjadi pergerakan sekitar 144 juta orang, atau 50 persen dari total jumlah penduduk Indonesia mudik ke kampung halamannya.
“Ini serius, karena ada dua momentum yang bertabrakan di waktu yang sama. Pertama, adanya Perang Teluk yang mempengaruhi lalulintas pedagangan dan supply minyak dunia,” jelas Sultan.
Kemudian inflasi menjelang Lebaran, yang dari tahun ke tahun selalu naik di saat hari raya Idul Fitri. Sehingga harus dibaca kegelisahan warga, soal potensi kenaikan harga barang dan jasa dalam minggu-minggu mendekati mudik Lebaran.
“Jika harga minyak bumi naik, bahan bakar naik, transportasi naik, jatuhnya biaya logistic naik. Jika LPG langka, ini dampaknya lebih langsung ke masyarakat dan UMKM, karena menyangkut kebutuhan dasar, makan,” ujarnya.
Masyarakat sekarang, kata Sultan B Najamudin, semakin melek informasi. Makin mudah mengakses media. Dan, banyak konten berseliweran tentang krisis akibat perang teluk.
“Karena itu, pemerintah harus detail dan serius, memitigasi ancaman tersebut. Dengan pergerakan masyarakat yang begitu besar, kebutuhan BBM untuk transportasi dan LPG untuk rumah tangga pasti ikut meningkat,” katanya.
“Maka dari itu pemerintah harus memastikan pasokan energi benar-benar aman menjelang Lebaran,” lanjut Sultan.
Di sisi lain, Sultan juga melihat, di setiap masalah selalu ada peluang. Mobilitas masyarakat dalam skala besar selama mudik, adalah peluang besar untuk menggerakkan ekonomi daerah.
Ia menyebut arus mudik sebagai “mesin ekonomi raksasa” yang mampu mendorong aktivitas ekonomi lokal karena jutaan orang kembali ke daerah asal mereka.
Karena itu, Sultan mengajak pemerintah daerah, pelaku UMKM, industri pariwisata, serta sektor ekonomi kreatif untuk memanfaatkan momentum tersebut dengan mempromosikan berbagai keunggulan daerah.
“Setelah bersilaturahmi dengan keluarga, para pemudik bisa diajak menikmati kuliner lokal, mengunjungi destinasi wisata daerah, serta membeli produk-produk UMKM. Ini kesempatan besar untuk menghidupkan ekonomi daerah,” ujar Sultan.
Sultan juga mengapresiasi dan dukungan penuh terhadap berbagai program mudik gratis untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halamannya.
Salah satunya, program mudik gratis yang diinisiasi DPP KAMSRI buat warga Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yang bermukin di Jakarta.
“Selamat buat warga Sumbagsel – Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Jambi dan Bangka Belitung, di Jakarta yang sudah mendapatkan seats mudik gratis bersama KAMSRI. Semoga aman dan lancar,” ungkap Sultan.
Sultan yang juga senator dari Provinsi Bengkulu ini juga menyampaikan ucapan selamat mudik Lebaran 2026. “Semoga perjalanan mudik tahun ini membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” pungkasnya.













