Polri Bangun 33 SPPG di Wilayah 3T dan 47 Pakai Energi Terbarukan

Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menyampaikan laporan di hadapan Presiden Prabowo Subianto di Jawa Timur, Sabtu 16/5/2026). (IST/PustaKata.Com)

PUSTAKATA.COM, Tuban – Sebanyak 33 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri, tengah dibangun di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar. Sedangkan 47 SPPG lagi dibangun dengan menggunakan energi terbarukan.

Ini disampaikan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat melaporkan pembangunan SPPG Polri di hadapan Presiden Prabowo Subianto saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

“Pembangunan SPPG di wilayah 3T tersebut, sebagai bentuk dukungan terhadap perluasan pemerataan akses pemenuhan gizi bagi masyarakat,” ungkap Sigit.

Sementara itu, dalam rangka mendukung ketahanan energi dan penggunaan energi terbarukan, Sigit menuturkan sebanyak 47 SPPG Polri telah menggunakan CNG (si-en-ji), atau Compressed Natural Gas (kom-presd ne-tu-rel gas).

“Penggunaan CNG ini menjadi langkah strategis Polri dalam mendukung operasional SPPG yang lebih efisien, aman, dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Inovasi itu, kata Sigit, sebagaimana amanat Presiden Prabowo saat meresmikan SPPG Polri di Palmerah, Jakarta Barat, bahwa ‘menghasilkan pangan dan makanan adalah melanjutkan peradaban’.

“Kami memahami bahwa penyediaan pangan menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing. Oleh karena itu, diperlukan sinergi seluruh komponen bangsa,” tutup Sigit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *