Menembus Medan Puncak Jaya, Satgas Damai Cartenz Hadirkan Rasa Aman

Personel Satgas Ops Damai Cartenz 2026 menyapa masyarakat saat patroli jalan kaki di Distrik Muara, Rabu (10/6/2026). (IST/PustaKata.Com)

PUSTAKATA.COM, Papua Tengah – Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026, melaksanakan patroli jalan kaki sekaligus komunikasi humanis dengan masyarakat di Distrik Muara, Kabupaten Puncak Jaya, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan serta mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat di wilayah tersebut.

Patroli yang dimulai pukul 09.35 WIT itu menyasar sejumlah titik di Distrik Muara, termasuk kawasan permukiman warga dan lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya melakukan pemantauan situasi keamanan, tetapi juga menjalin komunikasi yang penuh kehangatan dengan warga yang ditemui selama patroli berlangsung.

Melalui pendekatan humanis, personel Satgas Ops Damai Cartenz 2026 berupaya membangun kedekatan, mendengarkan aspirasi, serta memberikan rasa aman melalui kehadiran langsung aparat di tengah aktivitas sehari-hari masyarakat.

Kegiatan patroli dan komunikasi humanis ini merupakan bagian dari langkah preventif yang terus dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan, serta memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Faizal Ramadhani mengatakan, patroli dialogis dan pendekatan humanis, merupakan strategi penting dalam menjaga keamanan sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

“Selain menjaga keamanan wilayah, kami juga ingin memastikan masyarakat merasakan kehadiran negara melalui pelayanan dan komunikasi yang baik,” ujarnya.

“Interaksi yang humanis antara personel dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif,” lanjut Irjen Faizal.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga menegaskan, kegiatan patroli yang disertai komunikasi langsung dengan masyarakat akan terus ditingkatkan di seluruh wilayah operasi.

“Kami mendorong seluruh personel untuk selalu mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *