PUSTAKATAKA.COM, Bengkulu Utara – Situasi PT. Sandabi Indah Lestari (SIL) mulai berangsur kondusif, pasca terjadi kericuhan beberapa waktu lalu.
Kondusifitas ini tidak lepas dari kesigapan personil Kepolisian Resort (Polres) Bengkulu Utara (BU), hingga pada Minggu (13/04/2025) aktivitas perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit ini berjalan seperti biasa.
Manager Legal External SIL Group, Sultan Syahril mengatakan, aktivitas perusahaan telah mulai berjalan normal, sebagaimana hari-hari biasanya.
“Jadi semuanya sudah berangsur kondusif. Tentu ini tak lepas dari peran personil kepolisian di Kabupaten Bengkulu Utara Polda Bengkulu,” katanya.
Sulta menyampaikan, perusahaan menyematkan apresiasi kepada personil kepolisian dan pihak lainnya, yang terus berupaya menciptakan situasi dan kondisi menjadi lebih baik.
“Walaupun sampai dengan saat ini para pesonil gabungan Polri dan TNI, masih tetap berjaga,” paparnya.
Sultan menambahkan, kondusifitas ini mempengaruhi keberadaan PT. SIL, yang berkomitmen untuk menjadi penggerak roda ekonomi di desa/kecamatan sekitar kebun. Ekonomi masyarakat pun dapat tumbuh, melalui kegiatan ekonomi lainnya seperti warung, jasa angkutan, bengkel dan jasa pengumpulan buah.
“Kita pastikan untuk terus berkomitmen ambil bagian, terutama dalam menciptakan kemajuan Bengkulu Utara,” tutup Sultan.
Sebagaimana diketahui, PT. SIL merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan dan industri kelapa sawit, yang berlokasi di wilayah kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu.
PT. SIL saat ini memiliki kebun kelapa sawit di tiga wilayah yang berbeda, dengan total luas areal perkebunan sebesar 15.000 hektar.
Disamping itu, PT. SIL juga memiliki pabrik pengolahan kelapa sawit di area yang sama, dengan kapasitas mampu mengolah buah sebanyak 45 ton per jam dan dapat menghasilkan 4.500 ton CPO per bulan sesuai strandar yang berlaku.
Pabrik pengolahan kelapa sawit ini telah dioperasikan, dengan menggunakan konsep ‘Zero Waste’ yang dalam penerapannya berdasarkan standar protocol Kyoto.
Di Bengkulu Utara, PT. SIL memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian lokal. Diantaranya melalui pembelian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit dari kebun masyarakat, dengan pengeluaran hingga Rp 1 miliar per hari.
Dengan kegiatan pembelian TBS kelapa sawit tersebut dan ditambah pembayaran gaji, maka rata-rata perputaran uang di lingkungan PT. SIL mencapai Rp 6 miliar.













