Perjuangkan Keberangkatan Haji Dari Bandara Fatmawati Soekarno

PUSTAKATA.COM, Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus memperjuangkan agar keberangkatan ibadah haji ke tanah suci Makkah bisa langsung dari Bandara Fatmawati Soekarno. Selama ini para jemaah haji asal Bengkulu masih melalui bandara internasional Minang Kabau.

“Karena para jemaah haji kita masih tergabung dengan embarkasi Padang, Sumatera Barat untuk pemberangkatannya ke tanah suci,” tutur Gubernur Bengkulu, Dr. H. Rohidin Mersyah dalam pengukuhan Prof. Dr. KH. Zulkarnai, M.Pd sebagai guru besar Universitas Islam Negeri Fatmawati Soekarno (UIN FAS) yang dihadiri Sekjen Kementerian Agama RI, Nizar Ali.

Menurut Rohidin dalam kegiatan yang juga dihadiri Wakil Ketua MPR RI, Yandri Susanto, Anggota DPR RI, HM. Soleh, SE, ketika pemberangkatan bisa dari bandara Fatmawati Soekarno, otomatis dapat memberikan kenyamanan kepada para jemaah haji Bengkulu.

“Selain itu juga dapat menghemat enam hingga delapan miliar, yang setiap tahun kita anggarkan untuk menyewa pesawat bagi jemaah menuju dan pulang dari provinsi tetangga. Seandainya kebijakan itu bisa diambil, saya kira sangat bermanfaat bagi masyarakat dan secara ekonomi lebih efisien,” jelasnya.

Pada bagian lain, Yandri Susanto mengatakan, Komisi VIII DPR RI sudah membahas keinginan Pak Gubernur. Pada prinsipnya Menteri Agama setuju, tapi banyak syarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Seperti urusan keimigrasian dan peningkatan kelas bandara Fatmawati menjadi bandara internasional.

“Kita pastikan apa yang disampaikan Pak Gubernur, menjadi prioritas untuk menggolkannya. Supaya Bengkulu tidak repot menganggarkan APBD untuk mencarter pesawat. Dengan begitukan nantinya bisa dialihkan untuk pembangunan yang lebih bermanfaat bagi pembangunan Bengkulu,” pungkasnya. #

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *