Nama Dicatut, Bupati Gusril Pastikan Tak Terkait Koperasi, Arisan ataupun Bisnis Tertentu

Bupati Kaur, Gusril Pausi

PUSTAKATA.COM, Kaur – Bupati Kaur, Gusril Pausi memastikan dirinya tak terkait dan tak terlibat dalam berbagai aktivitas koperasi, arisan ataupun kegiatan bisnis tertentu.

Klarifikasi ini disampaikan untuk masyarakat, seiring dengan adanya pihak-pihak tertentu yang diduga mencatut nama atau mengatasnamakan masih memiliki hubungan keluarga atau kekerabatan dengan dirinya selaku Bupati Kaur.

Bupati Gusril menegaskan, informasi yang menyebut dirinya memiliki keterkaitan atau bertanggung jawab terhadap aktivitas usaha, koperasi, arisan, maupun utang-piutang yang dilakukan oknum tertentu, tidaklah benar.

“Saya tegaskan, apabila ada pihak yang mengatasnamakan Bupati Kaur, keluarga Bupati, atau mengaku memiliki hubungan khusus dengan saya untuk menjalankan bisnis, koperasi, arisan, maupun kegiatan lainnya, itu merupakan tanggung jawab pribadi yang bersangkutan dan tidak ada kaitannya dengan saya,” tegasnya.

Gusril meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap klaim-klaim yang mencatut namanya untuk memperoleh kepercayaan, keuntungan, maupun dukungan dalam menjalankan suatu usaha.

Terkait adanya pihak yang merasa dirugikan atau memiliki hak-hak yang belum dipenuhi oknum tertentu, Bupati Gusril mempersilakan, agar persoalan tersebut diselesaikan sesuai mekanisme dan ketentuan hukum yang berlaku.

“Silakan diproses sesuai aturan yang berlaku dan kejar hak-hak Anda yang memang menjadi kewajiban pihak yang bersangkutan. Namun saya tegaskan, Bupati Kaur tidak memiliki keterkaitan, tidak terlibat, dan tidak bertanggung jawab atas persoalan pribadi tersebut,” tegasnya lagi.

Melalui klarifikasi ini, Bupati Gusril berharap masyarakat dapat memperoleh informasi yang benar, serta tidak terpengaruh pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan nama pejabat daerah untuk kepentingan pribadi.

Ia juga mengimbau, agar setiap persoalan hukum maupun keuangan diselesaikan secara profesional dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Bupati Kaur mengajak seluruh masyarakat untuk tetap bijak menerima informasi serta melakukan verifikasi terhadap setiap pihak yang mengaku membawa nama atau kepentingan Bupati Kaur dalam aktivitas apa pun.

“Dengan demikian, kepercayaan masyarakat dan kondusivitas daerah dapat terus terjaga,” demikian Gusril.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *