Evakuasi Ular Piton Sepanjang 6 Meter Bermodalkan Lakban

Tim Rescue Dinas Damkarmat Kota Bengkulu mengevakuasi Ular Piton yang masuk rumah warga, Minggu (04/08/2024). (Terra/PustaKata.Com)

PUSTAKATA.COM, Bengkulu – Seekor Ular Piton atau Sanca yang memiliki panjang sekitar 6 meter dengan berat 50 kilogram, berhasil dievakuasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu.

“Minggu (04/08/2024) pagi sekitar pukul 08.15 WIB, kita menerima laporan dari warga Jalan Perhubungan 1 Kelurahan Pagar Dewa Kecamata Selebar atas nama Aya Raup,” ujar Kepala Dinas Damkarmat Kota Bengkulu, Yuliansyah.

Dalam laporan yang diterima personil Rescue Dinas Damkarmat Kota, Yuliansyah mengungkapkan, warga tersebut mengaku ada seekor Ular Piton masuk ke dalam rumahnya.

“Menindaklanjuti laporan yang diterima via WhatsApp, kita pun langsung memberikan respon, dengan segera mengerahkan Rescue Regu 2,” ungkapnya.

Sebelum bergerak ke lokasi, tim terlebih dahulu melakukan persiapan terhadap para personil Rescue serta peralatan yang dibutuhkan dalam evakuasi.

Lanjut Yuliansyah, setiba di lokasi, tim mendapatkan informasi jika Ular Piton tersebut berada di dalam kamar mandi rumah pelapor (Aya Raup, red).

“Seketika itu tim langsung menuju ke kamar mandi, dan mendapati Ular Piton tersebut tengah bersembunyi,” katanya.

Yuliansyah menambahkan, observasi dan identifikasi pun langsung dilakukan, sebagai langkah awal persiapan evakuasi Ular Piton dengan panjang sekitar 6 meter dan berat 50 Kg.

“Setelah observasi dan identifikasi dirasakan cukup, barulah tim yang kita kerahkan menentukan metode evakuasi yang efektif dalam evakuasi Ular Piton tersebut,” tambahnya.

Lebih lanjut Yuliansyah menyatakan, dalam evakuasi tim terlebih dahulu menangkap kepala ular, dan menariknya dari dalam kamar mandi.

“Setelah itu, untuk menghindari gigitan, mulut Ular Piton langung tim kita berikan Lakban. Saat ini Ular Piton sudah dibawa ti ke Pos Rescue untuk diamankan,” tutupnya.

 

Editor: Doni
Writer: Terra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *