PUSTAKATA.COM, Bengkulu – Dalam debat publik perdana pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu pada Kamis (31/10/2024), calon wakil gubernur (Cawagub) nomor urut 1 dinilai menjadi Man of the Match.
“Pada saat calon gubernur (cagub) saling sindir program, Pak Mi’an justru tampil mengesankan dengan jawaban yang solutif,” nilai mahasiswa di salah satu Perguruan Tinggi (PT) di Bengkulu, Anwar Hadi, Jum’at (1/11/2024).
Ini menandakan, katanya, Beliau memiliki pemahaman yang cukup mendalam terhadap berbagai masalah di Provinsi Bengkulu. Dengan performanya yang berorientasi pada solusi selama debat, tentu Beliau sangat menarik perhatian.
“Contohnya seperti tingginya angka anak putus sekolah, serta kondisi antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM) di Bengkulu. Dengan tenang dan terstruktur, Beliau menyampaikan solusi konkret yang disiapkan untuk mengatasi permasalahan itu,” ucap Anwar.
Di mana, lanjut Anwar, untuk anak-anak putus sekolah, Beliau mengatakan jika negara harus hadir yang muaranya agar semua anak di Bengkulu mendapat kesempatan belajar yang layak.
Sementara dalam mengatasi antrean BBM yang kerap terjadi, Pak Mi’an juga menawarkan solusi dengan mengawali dari pendataan. Bahkan jika terjadi penyelewengan, libatkan aparat penegak hukum.
“Dengan kedua hal itu saja, ditambah Pak Mi’an juga tidak menyerang saingannya, sangat layak Man of the Match disematkan pada Beliau dalam debat publik perdana,” imbuh Anwar.
Warga Kota Bengkulu, Sopyan menuturkan, sosok Mi’an yang paham permasalahan masyarakat, memiliki solusi tersendiri untuk memecahkannya.
“Kalau memang Beliau komitmen dengan yang disampaikan dalam debat publik, pasti bisa membawa perubahan positif bagi Bengkulu. Saya mengakui dalam debat itu juga, Pak Mi’an lebih terlihat sebagai sosok yang sederhana,” tutupnya.













