PUSTAKATA.COM,Bengkulu – Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Bengkulu, memastikan ketersediaan stok komoditas pangan utama khususnya beras, berada dalam kondisi sangat aman dan terkendali.
Bahkan dengan stok yang ada, Bulog Kanwil Bengkulu menghadapi lonjakan permintaan masyarakat selama periode perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Pemimpin Bulog Kanwil Bengkulu, Dody Syahrial menyatakan, gudang-gudang Bulog di seluruh wilayah Bengkulu memiliki cadangan yang memadai.
“Sehingga dapat memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat sampai beberapa bulan ke depan,” katanya, Jum’at (28/11/2025).
Menurutnya, jadi masyarakat Bengkulu tidak perlu khawatir, karena pihaknya telah melakukan perhitungan dan penyiapan stok jauh-jauh hari.
“Saat ini, stok beras yang kami kuasai di gudang-gudang Bulog mencapai lebih dari 5.597 ton,” jelas Dody.
Lanjut Dody, jumlah tersebut sangat aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan penyaluran bantuan pangan.
“Termasuk upaya stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), serta intervensi pasar selama Nataru dan di luar periode tersebut,” ujarnya.
Dody menjelaskan, Bulog Kanwil Bengkulu telah menyiapkan beberapa langkah strategis untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga di pasar.
“Diantaranya penyaluran Bantuan Pangan, di mana kita terus mempercepat penyaluran Bantuan Pangan dari pemerintah kepada kelompok penerima manfaat (KPM),” paparnya.
Sehingga, tambah Dody, dapat meringankan beban ekonomi dan memastikan masyarakat rentan mendapatkan haknya tepat waktu.
“Kemudian melalui Gerakan Pangan Murah (GPM). Kita siap menggelar dan meningkatkan intensitas program GPM SPHP di berbagai titik pasar tradisional di kota dan kabupaten di Bengkulu,” imbuh Dody.
Melalui SPHP, beras kualitas medium dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
“Kita juga memperkuat sinergi dengan Pemda dan pihak terkait lainnya, untuk memantau pergerakan harga dan ketersediaan stok di tingkat pengecer,” jelas Dody.
Lebih lanjut, Dody mengemukakan, Bulog Kanwil Bengkulu berkomitmen penuh untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
“Sehingga perayaan Natal dan Tahun Baru di Bengkulu dapat berjalan dengan tenang dan kondusif, tanpa adanya kekhawatiran kekurangan pangan,” tutupnya.













