BULOG Bengkulu Pastikan Stok Aman dan Harga Beras Stabil Jelang Tahun 2026

Dody Syahrial

PUSTAKATA.COM, Bengkulu – Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (BULOG) Kantor Wilayah (Kanwil) Bengkulu, memastikan stok beras dan harga tetap stabil jelang tahun baru 2026.

Dengan kepastian ini masyarakat di Provinsi Bengkulu tidak perlu khawatir, terutama berkaitan dengan ketersediaan komoditas pangan pokok termasuk stabilitas harga di pasaran khususnya beras.

“Jadi untuk komoditas beras jelang tahun depan, bukan hanya stok yang kita jamin aman. Fluktuasi harga di pasar juga dipastikan tetap terkendali melalui berbagai skema intervensi,” kata Pimpinan Wilayah Perum BULOG Bengkulu, Dody Syahrial, Rabu (31/12/2025).

Dody menjelaskan, hingga penghujung tahun 2025, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang tersimpan di gudang-gudang BULOG di seluruh wilayah Bengkulu mencapai 7.442 ton.

“Jumlah ini mencukupi untuk memenuhi kebutuhan penyaluran hingga beberapa bulan ke depan. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” tegasnya.

Karena stok yang dikuasai BULOG Bengkulu sangat mencukupi, baik untuk penyaluran rutin maupun sebagai cadangan darurat. Pihaknya terus memantau arus distribusi, agar tidak ada kekosongan di tingkat pedagang.

“Kami juga menyiapkan berbagai langkah strategis, dalam menjaga stabilitas harga di pasar,” ujar Dody.

Seperti dengan program SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan). BULOG Bengkulu telah menyalurkan lebih dari 11.484 ton beras, dengan kualitas medium.

“Komoditas beras kualitas medium itu, kami pastikan harganya terjangkau ke pasar-pasar tradisional dan ritel modern,” imbuhnya.

Kemudian, lanjutnya, Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dalam pelaksanaannya berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda), guna mengadakan bazar pangan di titik-titik strategis agar menjangkau masyarakat langsung.

“Lalu kami juga membuat Posko Pengendalian Harga Pangan, yang bertujuan untuk mengendalikan harga pangan dalam rangka natal dan tahun baru 2026,” papar Dody.

Lebih lanjut Dody menyampaikan, BULOG Bengkulu telah 100 persen menyalurkan program pemerintah berupa bantuan pangan, yang sampai dengan saat ini mencapai 3.205 ton beras dan 641.184 liter Minyak Goreng Alokasi Oktober-November 2025.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan, atau tidak panic buying,” imbaunya.

Diakhir pernyataannya, Dody memastikan, stabilitas harga dapat terjaga, apabila permintaan pasar tetap normal dan tidak terjadi penimbunan di tingkat konsumen maupun distributor.

“Selain beras, kami juga memastikan stok komoditas lain seperti gula pasir dan minyak goreng, dalam kondisi tersedia untuk mendukung kebutuhan rumah tangga masyarakat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *