Bhabinkamtibmas Cek Perkembangan Tanaman, Jagung Siap Dipanen

Babhinkamtibmas Polsek Lebong Atas, Aipda. Aviev Harvensi saat melakukan pengecekan terhadap tanaman jagung, yang dikelola BUMDes Gunung Alam Maju Sesamo, Jum'at (12/6/2026). (IST/PustaKata.Com)

PUSTAKATA.COM, Lebong – Tanaman jagung yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Gunung Alam Maju Sesamo, yang berada di Desa Gunung Alam Kecamatan Uram Jaya siap dipanen.

Ini setelah Babhinkamtibmas Polsek Lebong Atas, Aipda. Aviev Harvensi melakukan pengecekan terhadap tanaman jagung tersebut, menjelang pemanenan sekitar pukul 11.00 WIB, Jum’at (12/6/2026).

“Pengecekan yang kami lakukan ini, bagian dari bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional terutama komoditi jagung,” kata Aipda. Aviev.

Sejauh ini pihaknya terus aktif melakukan pendampingan, dan monitoring pada perkembangan tanaman jagung milik masyarakat di wilayah binaannya.

“Jagung yang kami cek tadi berada di atas lahan seluas 1 hektar (Ha), dibawah pengelolaan Ketua BUMDes, Kasnawati,” ujarnya.

Menurut Aviev, dari hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung yang menggunakan benih varietas Pioneer sebanyak 10 kilogram (Kg) itu, telah memasuki usia sekitar 120 hari setelah tanam.

“Saat ini tanaman berada pada tahap menjelang panen, dan telah melalui proses penyiangan dengan kondisi pertumbuhan yang cukup baik,” jelasnya.

Selain melakukan monitoring, pihaknya juga memberikan imbauan kepada pengelola dan masyarakat setempat agar terus melakukan pengecekan, serta perawatan secara berkala guna memastikan tanaman tetap tumbuh optimal hingga masa panen tiba.

Kegiatan pendampingan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Diharapkan hasil panen nantinya dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Lebong.

“Melalui kegiatan pendampingan yang rutin ini, kami berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan mewujudkan kemandirian pangan di tengah masyarakat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *