PUSTAKATA.COM, Bengkulu Utara – Dalam momentum Dies Natalis ke-44, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Utara turut mengapresiasi capaian akademik dan pengabdian yang telah diberikan Universitas Bengkulu (UNIB).
Keberadaan salah satu Perguruan Tinggi (PT) tertua itu, diharapkan dapat terus berinovasi, berkarya dan menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul.
Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata secara resmi menyampaikan ucapan selamat atas hari jadi atau Dies Natalis UNIB yang ke-44.
Usia keempat puluh empat ini bukan sekadar angka, melainkan momentum strategis untuk merefleksikan peran UNIB sebagai pusat unggulan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
“Selamat atas Dies Natalis ke-44 Universitas Bengkulu. Semoga momentum ini dapat memperkuat komitmen Perguruan Tinggi untuk terus menghasilkan inovasi, karya dan SDM unggul,” harapnya.
“Yang tentu saja senantiasa berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa,” lanjut Arie, Senin (20/4/2025).
Lebih lanjut, orang nomor satu di Bengkulu Utara itu menekankan pentingnya adaptasi dan inovasi di era disruptif seperti sekarang ini.

Menurutnya, tantangan pembangunan saat ini tidak bisa dihadapi dengan cara-cara lama. UNIB, sebagai institusi pendidikan tinggi, diharapkan menjadi lokomotif perubahan.
“Melahirkan riset-riset terapan yang menjawab persoalan riil masyarakat, khususnya di sektor pertanian, perkebunan kelautan dan lainnya yang menjadi potensi besar Bengkulu Utara,” kata Arie.
Pemkab Bengkulu Utara, kata Arie, terus memperkuat komitmen untuk berinovasi dan berkarya bersama UNIB. Jangan sampai kampus hanya menjadi menara gading.
“Kami butuh SDM yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter, integritas, serta keterampilan vokasi yang siap pakai,” tegasnya.
Arie Septia Adinata berpesan agar UNIB terus sukses dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Dengan pengabdian tanpa henti, UNIB dapat melahirkan generasi yang mumpuni.
“Sukses selalu untuk UNIB dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Mari kita sinergi yang kokoh antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi,” tutup Arie. (adv)













