PUSTAKATA.COM, Makassar – Satgaswil Sulawesi Selatan (Sulsel) dari Densus 88 Antiteror Polri menggelar kampanye pencegahan paham radikal di kawasan Car Free Day (CFD) Boulevard, Makassar, Minggu (5/7/2026).
Kegiatan ini menyasar masyarakat umum untuk menekan penyebaran Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET). Kampanye tersebut juga menjadi ajang sosialisasi bahaya perilaku perundungan atau bullying di lingkungan sosial.
Kasatgaswil Sulawesi Selatan, Kombes Pol. Agung N. Masloman memimpin langsung kegiatan edukasi, yang berlangsung di tengah keramaian akhir pekan itu.
Personel di bawah komandonya memberikan pemahaman tentang nilai kebangsaan dan penghargaan terhadap keberagaman kepada warga sekitar.
“Tujuannya adalah membangun ruang publik yang aman, damai, serta menjunjung tinggi rasa saling menghormati antar sesama,” katanya.
Dalam kampanye itu, warga diajak menandatangani spanduk deklarasi bertuliskan “Say No To Bullying, Intolerance, Radicalism, Terrorism“.
Tindakan simbolis ini menjadi wujud komitmen kolektif masyarakat Makassar dalam melawan paham kekerasan dan perpecahan.
Masyarakat juga diberikan kesempatan untuk berdialog langsung dengan aparat kepolisian mengenai upaya deradikalisasi di lingkungan sekitar.
Kombes Pol. Agung N. Masloman menegaskan, upaya pemberantasan radikalisme tidak bisa hanya mengandalkan tindakan hukum dari aparat.
Ia menyebut keterlibatan aktif seluruh komponen bangsa merupakan faktor penentu utama dalam memutus mata rantai penyebaran ideologi ekstrem.
“Langkah yang kita lakukan ini sejalan dengan kebutuhan untuk menciptakan ketahanan nasional yang kuat dari akar rumput masyarakat,” paparnya.
Menurutnya, ruang publik seperti CFD adalah medium paling efektif untuk menjalin komunikasi humanis dengan berbagai lapisan warga.
“Pendekatan ini memungkinkan kami sampaikan pesan kebangsaan secara lebih dekat dan mudah diterima tanpa kesan menggurui. Kegiatan ini diharapkan mampu menanamkan kesadaran preventif sejak dini di tengah dinamika kehidupan urban,” imbuhnya.
Sepanjang acara berlangsung, antusiasme masyarakat terlihat tinggi melalui interaksi aktif dan pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan kepada tim Densus 88.
Situasi di lokasi tetap aman dan tertib sepanjang kegiatan kampanye berlangsung hingga usai. Respons positif mengalir dari pengunjung CFD yang turut mendukung deklarasi penolakan radikalisme dan bullying tersebut.













