Kader PKS Tetap Istiqomah dalam Menjalankan Amanah dan Berada di Jalan Kebenaran

DPW PKS Provinsi Bengkulu saat menggelar buka puasa bersama Ramadhan 1447 Hijriyah, Minggu (08/03/2026). (Ahmad N/PustaKata.Com)

PUSTAKATA.COM, Bengkulu – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Bengkulu, menggelar buka puasa bersama pengurus dalam rangkaian kegiatan Ramadhan 1447 Hijriyah.

Kegiatan yang dipusatkan di Aula DPW PKS Provinsi Bengkulu, Minggu (08/03/2026) tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mengingatkan para kader, agar tetap istiqomah dalam mengemban amanah dan berada di jalan kebenaran.

Sekretaris DPW PKS Provinsi Bengkulu, Rahmad Widodo, S.Hut menegaskan pentingnya konsistensi para kader, terutama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diberikan.

“Semoga Allah menguatkan ruhiyah bagi kita untuk menjalankan amanah yang diberikan,” ujar Widodo.

Ia menjelaskan, kegiatan buka bersama ini merupakan bagian dari rangkaian Ansyitah Ramadhan 1447 H, yang telah disusun DPW PKS Bengkulu pada bulan suci Ramadhan.

Sejumlah agenda telah dipersiapkan dalam rangkaian ini. Diantaranya Tarhib Ramadhan, program cantelan berbagi gratis, buka puasa bersama, hingga program nasional Bulan Berbagi untuk daerah yang terdampak bencana.

“Kemudian donasi dalam program tersebut dihimpun, khususnya dari anggota legislatif PKS yang kegiatannya difokuskan di lokasi bencana,” katanya.

Widodo juga menyampaikan, secara nasional terdapat 19 DPW yang mendapatkan alokasi program berbagi serentak dari DPP PKS, termasuk Provinsi Bengkulu.

“Alhamdulillah Bengkulu mendapatkan 656 paket bantuan dari DPP untuk dibagikan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Kegiatan tersebut diawali dengan pembacaan Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan tausiyah Ramadhan yang disampaikan Ustadz Arif Rahman Al Hafidz.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Arif mengangkat kisah sahabat Nabi Muhammad SAW, Ubay bin Ka’ab yang namanya disebut Malaikat Jibril. Kisah tersebut menjadi pelajaran tentang pentingnya memahami makna ketakwaan dalam kehidupan.

Ustadz Arif menceritakan, ketika ditanya tentang makna taqwa, Ubay bin Ka’ab menjawab jika taqwa adalah sikap hati-hati dalam menjalani kehidupan.

“Ketaqwaan itu adalah sikap kehati-hatian. Sikap ini sangat penting dan relevan, terutama ketika seseorang menjalankan amanah,” paparnya.

Kegiatan yang diharapkan dapat memperkuat spiritual dan semangat pengabdian para kader dalam melayani mayarakat itu, turut dihadiri sejumlah pengurus inti di lingkungan PKS Provinsi Bengkulu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *