Lampaui Angka, Bank Bengkulu Cetak Kinerja Solid dan Perkuat Transformasi Berkelanjutan

RUPS Tahun Buku 2025 Bank Bengkulu menuju transformasi berkelanjutan, Rabu (28/01/2026). (Reki/PustaKata.Com)

PUSTAKATA.COM, Bengkulu – Di tengah arus ketidakpastian ekonomi global dan tantangan industri perbankan, optimisme justru terpancar dari Graha Bank Bengkulu.

Bahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 pada Rabu (28/01/2026), bukan sekadar penyampaian laporan kinerja, melainkan bukti nyata resiliensi dan komitmen sebuah bank daerah untuk bertransformasi secara berkelanjutan.

Pertemuan yang dihadiri para pemangku kepentingan utama tersebut, mengungkap berbagai cerita di balik angka-angka yang tetap bernilai statis.

Bahkan sebuah narasi tentang pertumbuhan yang inklusif, penguatan modal yang prudent, dan dedikasi untuk menjadi penggerak utama ekonomi Bengkulu.

Kinerja Keuangan: Fondasi yang Kian Kokoh
PT. Bank Pembangunan Daerah Bengkulu atau Bank Bengkulu mencatatkan prestasi yang menggembirakan. Total aset bank tumbuh 8,06 persen (yoy) menjadi Rp 11,190 triliun.

Peningkatan tersebut didorong dengan meningkatnya penyaluran kredit sebesar 5,45 persen ke angka Rp 7,816 triliun. Di sisi pendanaan, kepercayaan masyarakat tercermin dari pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) menjadi Rp 8,205 triliun.

Yang paling mencolok adalah lonjakan profitabilitas. Bank Bengkulu berhasil membukukan laba setelah pajak sebesar Rp 135,146 miliar, suatu pertumbuhan yang sangat signifikan sebesar 34,70 persen dari tahun sebelumnya.

Kinerja gemilang ini didukung rasio keuangan yang sehat, mulai dari Return on Assets (ROA) 1,64 persen, Return on Equity (ROE) 9,51 persen, dan yang terpenting Capital Adequacy Ratio (CAR) yang sangat kuat di level 25,11 persen.

Posisi modal inti yang mencapai Rp 1,453 triliun menjadi bantalan yang sangat solid, terutama dalam mendukung Bank Bengkulu untuk ekspansi bisnis yang aman dan berkelanjutan.

Dukungan Pemda dan Penguatan Tata Kelola
Gubernur Bengkulu, H. Helmi Hasan, SE mengapresiasi capaian Bank Bengkulu. Beliau menegaskan peran strategis Bank Bengkulu sebagai mitra pembangunan daerah.

“Dengan semangat transformasi, profesionalisme dan kolaborasi, kita optimistis Bank Bengkulu terus memperkuat perannya,” tegas Helmi.

Terutama, lanjutnya, sebagai penggerak perekonomian daerah, mitra pembangunan yang terpercaya, serta institusi perbankan yang berdaya saing dan berkelanjutan.

“Kita juga berkomitmen terhadap tata kelola perusahaan yang baik, diantaranya melalui usulan penguatan Dewan Komisaris. Dalam RUPS, tadi diajukan dua nama calon Komisaris Independen,” imbuh Helmi.

“Dua nama tersebut yakni Aprikie Putra Wijaya dan Sulian Risman, yang kita harapkan dapat meningkatkan pengawasan dan kualitas kebijakan korporasi,” tambahnya.

Gubernur Helmi Hasan didampingi Plt. Dirut Bank Bengkulu Iswahyudi saat RUPS, Rabu (28/01/2026). (Reki/PustaKata.Com)

Fokus pada Pilar Utama: UMKM dan Kolaborasi Digital
Sementara Pelaksana Tugas Direktur Utama (Plt. Dirut) Bank Bengkulu, Iswahyudi memaparkan, kesuksesan ini berjalan beriringan dengan misi sosial bank.

“Dukungan terhadap sektor produktif khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), tetap menjadi jantung dari strategi bisnis Bank Bengkulu,” paparnya

Bank Bengkulu, kata Iswahyudi, berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga dan seluruh pemangku kepentingan.

“Karena penguatan kolaborasi itulah, yang menjadi salah satu kunci penting untuk menghadapi tantangan digitalisasi dan ketidakpastian global,” jelasnya.

Sinergi yang erat ini bukan hanya tentang penyaluran kredit, melainkan upaya membangun ekosistem ekonomi daerah yang lebih inklusif, tangguh, dan berdaya saing.

“Kita memposisikan diri bukan sekadar penyedia dana, tetapi sebagai mitra yang turut serta memecahkan tantangan dan menangkap peluang pertumbuhan bersama masyarakat Bengkulu,” imbuh Iswahyudi.

Menuju Masa Depan: Transformasi yang Berdampak
RUPS Tahun Buku 2025 menjadi penanda Bank Bengkulu tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga tumbuh dengan pesat di tengah dinamika yang menantang.

Menurut Iswahyudi, dengan fondasi keuangan yang kokoh, dukungan penuh dari pemegang saham, serta strategi yang berfokus pada UMKM dan kolaborasi digital, Bank Bengkulu telah memantaskan diri sebagai institusi keuangan yang siap memimpin transformasi ekonomi Bengkulu.

“Tentunya menuju masa depan yang lebih sejahtera dan berkelanjutan. Hingga dampaknya dirasakan langsung untuk kemajuan Bumi Merah Putih,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *