PUSTAKATA.COM, Bengkulu – Kabupaten Bengkulu Utara kembali mempersiapkan event bergengsi dalam dunia olahraga bela diri, yakni Kajari Cup 2025.
Ajang yang dijadwalkan berlangsung pada 17 hingga 20 Desember mendatang ini, tidak sekadar menjadi arena kompetisi, tapi sebuah wadah strategis untuk pembinaan berkelanjutan bagi atlet pencak silat di Bumi Ratu Samban.
Turnamen yang digelar di Gedung Sahri Romli ini, secara khusus membidik partisipasi aktif dari seluruh pesilat yang berasal dari berbagai perguruan, organisasi, dan klub pencak silat.
Setidaknya delapan organisasi pencak silat resmi yang tercatat di Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Bengkulu Utara, ikut andil menyukseskan perhalatan turamen tersebut.
Mulai dari IKSPI Kera Sakti, Tapak Suci, Persinas Asad, PSHT, Persinaga, Cepedi, Gasmi, dan Isornasi, dipastikan mengerahkan atlet-andal terbaik mereka untuk berlaga.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Bengkulu Utara, Nopri Anto Silaban mengatakan, Kajari Cup ini dirancang untuk menjadi agenda rutin yang berkesinambungan.
“Harapan kami event ini terlaksana secara berkelanjutan, sehingga selalu menjadi ajang pembinaan prestasi dan memunculkan atlet Pencak Silat yang berkualitas dari daerah kita,” harapnya, Sabtu (29/11/2025).
Silaban melanjutkan, turnamen ini lebih dari sekadar mencari bibit baru, tetapi juga merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memajukan olah raga dan seni bela diri.
“Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkulu Utara merupakan Dewan Pembina Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), sehingga sinergi antarlembaga dalam pengembangan pencak silat semakin kuat,” katanya.
IPSI Kabupaten Bengkulu Utara yang dinahkodai Wawan Setyanto dan Sekretaris, Awab Ap Islami mengemukakan, persiapan menuju pelaksanaan turnamen telah memasuki tahap final.
“Kami berharap dan berdoa semoga semua proses berlangsung lancar tanpa kendala yang berarti. Puncak turnamen digelar pada pertengahan Desember mendatang,” singkatnya.













