Suplai BBM Pada Pertashop di Bengkulu Masih Belum Mencukupi

Masyarakat tampak mengantri di Pertashop, sembari menunggu kedatangan suplai BBM dari Pertamina Patra Niaga, Senin (10/06/2025). (Kahfi/PustaKata.Com)

PUSTAKATA.COM, Bengkulu – Antrian panjang kendaraan masyarakat terlihat pada sejumlah titik Pertashop, dalam wilayah Provinsi Bengkulu.

Musababnya lantaran suplai Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi jenis Pertamax dari Pertamina Patra Niaga ke Pertashop, disebut masih belum mencukupi kebutuhan.

“Kebutuhan ideal seluruh Pertashop di Provinsi Bengkulu ini mencapai 90-100 ton per hari,” ujar Ketua Umum (Ketum) Himpunan Pertashop Merah Putih Indonesia (HPMPI), Steven.

Hanya saja yang disuplai Pertamina hanya 24-30 ton per hari. Sehingga dengan fakta ini, sama sekali belum ada perbaikan suplai BBM ke Pertashop.

“Jadi suplai BBM untuk Pertashop, secara otomatis belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Atas kondisi ini juga, sejumlah Pertashop memilih untuk menghentikan operasionalnya,” kata Steven.

Apalagi, lanjutnya, dengan keterbatasan suplai ini, pemilih Pertashop harus berhadapan langsung dengan protes dan keluhan dari masyarakat.

“Padahal penyebab kondisi ini, karena suplai yang diberikan Pertamina masih jauh dari kata cukup,” imbuh Steven.

Sementara, Warga Lubuk Durian Kabupaten Bengkulu Utara, Sukardi mengatakan, Ia dan warga masyarakat lainnya cuma mengandalkan Pertashop sebagai sarana utama, dalam mengisi BBM untuk kebutuhan sehari-hari.

“Karena kami jauh dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU),” ungkapnya.

Ini sudah mengantri, tapi BBM tetap tak diperoleh di Pertashop lantaran kosong. Diharapkan Pertamina dapat memerhatikan ketersediaan BBM di Pertashop.

“Kami bertanya ke operator Pertashop, katanya suplai BBM dari Pertamina belum datang. Sehingga kami juga pertanyakan keseriusan Pertamian dalam memenuhi energi, khususnya BBM untuk masyarakat,” tandas Sukardi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *