Sarapan Seru Agi Dengan Komunitas Seniman Dhol di Bengkulu

Nuragiyanti Dewi Permatasari saat bersama komunitas Dhol Kota Bengkulu, Minggu (25/08/2024). (Reki/PustaKata.Com)

PUSTAKATA.COM, Bengkulu – Nuragiyanti Dewi Permatasari, putri mantan Gubernur Bengkulu Agusrin M. Najamudin, menyempatkan diri sarapan pagi bersama komunitas seniman Dhol Kota Bengkulu, Minggu 24/08/2024).

Acara yang berlangsung dengan suasana santai ini menjadi ajang diskusi hangat dan akrab antara Nuragiyanti, yang akrab disapa Agi, dan para seniman muda yang energik.

Dalam kesempatan tersebut, mereka berbincang tentang berbagai isu terkait perkembangan seni Dhol di Bengkulu, diiringi dengan nyanyian lagu-lagu daerah yang mempererat keakraban di antara mereka.

“Senang sekali bisa bertemu dan berbincang dengan teman-teman seniman,” ujar Agi.

Rama, seorang penggiat seni Dhol dari Kelurahan Lempuing, menyoroti kurangnya sarana dan prasarana bagi sanggar-sanggar seni di Kota Bengkulu.

Ia juga mengkritik perhatian pemerintah yang dirasa masih minim, terutama terkait kebutuhan alat musik dan kompetisi yang diperlukan untuk menjaga marwah seni tradisional ini.

“Kami berharap Mbak Agi bisa lebih fokus dan bersama-sama kami memajukan seni budaya tradisional ini,” kata Rama.

Menanggapi hal tersebut, Agi menyatakan komitmennya untuk bersama-sama menjaga, melestarikan, dan memajukan seni Dhol.

Agi yang sudah akrab dengan seni Dhol sejak masa kecilnya di SDN 1 Kota Bengkulu, mengakui bahwa musik Dhol memiliki kekuatan emosional dan semangat yang khas.

“Kita harus lebih gencar membangun citra dan mengenalkan Dhol ini agar semakin banyak orang yang tahu, suka, dan menghargai seni ini,” ujarnya.

Agi juga menambahkan bahwa jika seni Dhol sudah lebih dikenal dan diterima masyarakat luas, para seniman dapat memulai berbagai kegiatan yang berorientasi pada keuntungan, seperti seni pertunjukan, kompetisi, hingga bisnis pembuatan replika merchandise.

“Sentuhan pemerintah sangat dibutuhkan, namun harus diiringi dengan semangat enterpreneurship agar bisa dirancang untuk jangka panjang,” pungkasnya.

Editor: Pitriana
Writer: Reki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *